Real Madrid menjadi Juara Piala Champion Setelah Mengandaskan Atletico Madrid

Malang nian nasib Atletico dini hari tadi kala dibantai Real Madrid dengan skor telak 1-4. Sejujurnya saya di awal pertandingan tidak akan menyangka kekalahan ATM begitu menyakitkan. Pada akhirnya, pengalaman jualah yang berbicara dalam menentukan siapa pemenangnya dan tradisi Liga Champion bahwa juaranya adalah tim itu-itu juga belum bisa dipatahkan.

Pertandingan dari awal berjalan sangat seru sekali. Ketika pluit ditiup menandakan pertandingan dimulai, kedua kesebelasan langsung tancap gas. Saling serang, saling mematahkan serangan, saling rebut, operan-operan cepat, dan tackling terjadi silih berganti. Seperti biasanya Atletico tampil dengan trengginas dengan mengandalkan kekuatan dan kecepatan serta teknik tingkat tinggi. Real Madrid sebagai tim yang sarat dengan pemain bintang dan pengalaman tentu tak mau kalah.

Lima belas menit awal, sebenarnya Real Madrid sedikit lebih unggul dalam hal menyerang. Selebihnya ATM yang lebih mendominasi. Gol pertama ATM tercipta di menit ke 36. Berawal dari sepak pojok yang didapatkan Atletico, bola yang sudah dihalau keluar kotak penalti melalui sundulan, kembali di sundul ke dalam kotak penalti Real Madrid oleh salah seorang pemain ATM, Iker Casillas maju berusaha menghalau, sebelum sampai bola tersebut di sundul ke arah gawang oleh Godin yang dikawal Khedira, bola pun melayang ke arah kiri gawang, Casillas berusaha kembali mundur sambil menghalau bola dengan tangan kirinya tapi bola sudah melewati garis gawang, selain itu bola yang dihalau itu kembali terkena salah seorang pemain ATM dan kembali bergulir masuk keda lam gawang menyusul Iker Casillas yang sudah duluan masuk bergulingan. 1-0 buat ATM.

Selanjutnya sampai menit ke 45, pertandingan tetaplah milik ATM yang seolah para pemainnya tidak akan merasa kelelahan. Dan inilah sebenarnya yang akan menjadi bumerang bagi ATM karena pada akhirnya mereka kehabisan tenaga di akhir pertandingan dan kalah dengan skor yang cukup menyakitkan, yaitu 1-4.

Pahlawan Real Madrid pada pertandingan tersebut menurut saya adalah Sergio Ramos yang berhasil menanduk bola ke gawang ATM di menit 93 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, walaupun di menit 25 si Ramos melakukan hal konyol dan tidak perlu sehingga mendapatkan kartu kuning. Kala itu, Di Maria menggiring bola kemudian dilanggar dengan keras oleh Raul Garcia. Wasitpun meniup pluit, merogoh saku, mengeluarkan kartu kuning, lalu mengangkatnya sebagai tanda peruntukan buat Raul GaArcia, lalu tiba-tiba Ramos datang merangsek Raul Garcia, wasitpun kaget, kemudian tanpa sengaja mengarahkan kartu kuning yang masih diangkat ke arah Ramos :D Apes deh..

Masih panjang sebenarnya kalau mau diceritakan sampai habis, sementara saya sudah mau mandi sore. Yang jelas menurut saya salah satu faktor kekalahan ATM adalah karena tidak memperhitungkan tenaga untuk bermain dengan tambahan waktu.

Selamat buar Real dan tetap semangat buat ATM!!

Poskan Komentar